Madrasah Ramah Anak Terima Siswa Berkebutuhan Khusus

By Admin

nusakini.com--Salah satu indikator penting Sekolah Ramah Anak adalah menerima calon peserta didik berkebutuhan khusus (BK). Tidak sekedar itu, civitas madrasah juga harus memperlakukan mereka setara dengan peserta didik lainnya.  

MAN 2 Payakumbuh misalnya, madrasah yang terpilih sebagai Sekolah Ramah Anak 2017, saat ini memiliki tiga siswa-siswi berkebutuhan khusus. Ketiga-tiganya tuna netra. 

Kepala MAN 2 Payakumbuh Alex Sandra menyatakan bahwa MAN 2 Payakumbuh menerima peserta didik berkebutuhan khusus sejak lima tahun terakhir ini. Salah satu dari ketiga siswa tersebut adalah Nur Azizatul Munawaroh, putri pasangan dari Bapak Sartiman dan Ibu Rustimi. 

Nur—panggilang akrab Nur Azizatul Munawaroh— kini duduk di kelas 1 Aliyah. Kepada humas, dia mengungkapkan kegemberiaannya bisa belajar di MAN 2 Payakumbuh. 

“Saya senang bisa diterima di MAN ini. Di sini berbeda dengan di SMP LB, di mana saya sekolah sebelumnya. Saya dapat banyak pelajaran yang memungkinkan saya untuk melanjutkan belajar ke perguruan tinggi,” tutur Nur. 

Nur, yang cinta dengan pelajaran bahasa asing ini, berharap bisa melanjutkan kuliah di UPI Bandung. Sejauh ini Nur merasakan nyaman belajar di MAN 2 Payakumbuh. 

“Di sini teman-teman sudah paham tentang saya. Bila ada tugas, mereka membacakan tugas tersebut dan saya menuliskannya di laptop yang sudah diprogram untuk tuna netra. Mereka juga mengajak saya untuk bermain,” aku Nur senang. 

Nur juga mengaku senang bisa turut serta mengkampanyekan Sekolah Ramah Anak pada Kamis pagi, 7 September 2017 yang digelar di halaman MAN 2 Payakumbuh. (p/ab)